Melalui suatu perjalanan
ku temui dikau
- tenggelam dalam sejuta keanehan
menagih kenangan
dalam sebuah mimpi.
Tapi yang ku dengar
bukan ungkapan segumpal cita dan harapan
jika ada pun
hanya sebuah nyanyian beku seakan kesal
mungkin
kebeningan diwajah suram mu
hanya kau relakan
dalam sebuah mimpi (?).
Pernah terungkap jua
sebuah harapan yang terlalu sensasi
di pertemuan awal senja
tapi yang ku takuti
akan berulang sepi menjadi ngeri
kerana yang ku tahu
mimpi tetap sebuah mimpi (!).
Belait
24 Ogos ‘81