Wednesday, March 3, 2010
SEKUNTUM MAWAR MERAH
Sekuntum mawar
megah indah ditelapak tangan
kaku bersama kebeningan dan keharuman indah
pun warna nya yang merah semerah darah
membuka ruang ruang kekakuan dihatiku
membakar naluri rasa kemanusiaan ku.
Lalu aku
bersama rasa kemanusiaan ku
mengabadikan mawar merah indah dipelusuk hati
menatang cinta ku satu satu nya
dikelopak kelopak merah semerah darah
mengharap kebahagiaan
dipuncak harapan.
Tapi kini
kelopak kelopak merah tak lagi semerah darah
dan mawar merah tak lagi bermaya
punah dan layu umpama cintaku
yang pudar ditelan hari
jatuh satu demi satu
mencium bumi yang rekah
dikaki ku (!).
Berkshire
18 Mei '82 @1723H
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment